My story about true love XXX

Yang paling ditakuti dari kemoterapi adalah efek sampingnya. Ada orang yang sama sekali tidak merasakan adanya efek samping kemoterapi. Ada yang mengalami efek samping ringan. Tetapi ada juga yang sangat menderita karenanya. Ada-tidak atau berat-ringannya efek samping kemoterapi tergantung pada banyak hal, antara lain jenis obat kemoterapi, kondisi tubuh pasien, kondisi psikis pasien, dan sebagainya.

Efek samping kemoterapi timbul karena obat-obat kemoterapi sangat kuat, dan tidak hanya membunuh sel-sel kanker, tetapi juga menyerang sel-sel sehat, terutama sel-sel yang membelah dengan cepat.

Karena itu efek samping kemoterapi muncul pada bagian-bagian tubuh yang sel-selnya membelah dengan cepat, yaitu:

-rambut (rontok)

-sumsum tulang (berkurangnya hemoglobin, trombosit, dan sel darah putih, membuat tubuh lemah, merasa lelah, sesak nafas, mudah mengalami perdarahan, dan mudah terinfeksi)

-kulit (membiru/menghitam, kering, serta gatal), mulut dan tenggorokan (sariawan, terasa kering, dan sulit menelan)

-saluran pencernaan (mual, muntah, nyeri pada perut)
    Saat itu si beb pun mengalami hal yang sama,mual,sesak nafas ,rambut rontok dah perut sakit yang luar biasa sampai2 buang airnya darah.

    Pada saat itu dokter mengatakan bahwa keluarga harus siap mental,maksudnya apa bila sesuatu terjadi pada pasien keluarga harus siap.

    Dokter " boleh saya bicara dengan keluarga pasien sebentar"

    Aku :" iya dok ,saya suaminya "

    Dokter " jadi begini ,kami sudah berusaha semaksimal mungkin,tapi bukan berarti kami menyerah ,semua obat sudah diberikan tapi keliatanya kondisi pasien semakin menurun,jadi keluarga harus siap dengan kemungkinan yang akan terjadi ya itu pasien akan meninggal dunia.

    Waktu itu aku hanya tersenyum karena sudah banyak yang dokter bilang seperti itu,tapi aku yakin dengan semangat dan kekuatan cinta kita,si beb pasti sembuh,ya kami sangat optimis kalau semua akan baik -baik saja .
    Lalu aku minta izin sama dokter agar aku bisa masuk keruang isolasi untuk menemani sibeb,dan dokter mengizinkan.


    Rasanya bahagia sekali aku bisa mendampinginya disaat si beb butuh seseorang untuk mendampinginya.ku peluk erat tubuhnya dan ku kecup keningnya.si beb hanya tersenyum dan tiba2 keluar kata2 dari mulutnya dan ini kata 2 di malam  terakhirnya.

    My beb :"Beibh..jika aku pergi maafin aku ya ,aku sayang sama kamu,sayang banget,aku yakin suatu saat nanti kamu akan mendapatkan wanita yang jauh lebih baik dari aku"

    Aku :" Tidak beb kamu tidak boleh pergi,aku yakin kamu akan sembuh,bagi ku kamu yang terbaik beb ,aku mau hidup bersama kamu,aku tidak mau kehilangan kamu  "

    My beb :" Aku takut ngga kuat beibh,ingat ya beibh kamu tidak boleh membenci Allah,Allah sayang banget sama kita beibh,aku ikhlas jalanin ini semua ,jangan lupa kamu sedekah ya beibh" (subahanallah mulia hati kamu beb disaat2 terakhir kamu masih bisa bicara seperti itu insya Allah surga tempat mu  )

    Aku hanya bisa menangis saat dia bicara seperti itu ,Aku bersyukur kepada Sang maha Pencipta, yang ciptaan-Nya maha indah karena aku telah dianugerahi seorang istri  yang baik hati dengan senyum terindah. Aku meyakini sikapku bahwa aku mencintai dan menyayagimu. Aku juga percaya dengan sikapmu bahwa kamu tidak akan pernah meninggalkanku kecuali keterpisahan jasad kita, yakni MATI. Dan aku yakin dalam mati pun kita akan tetap saling mencinta dan menyayangi. Semoga kepercayaan ini Allah tulis sebagai doa yang pasti dikabulkan. Amin.

    Malam itu kami lewati bersama tanpa tidur sedikitpun,karena si beb tidak bisa tidur karena pernafasanya sesak ,sesekali aku menatap kearahnya dan menyuruh agar dia tidur,dia hanya menggelengkan kepalanya sambil memegang tasbihnya ,dia terus berdzikir.

    Sungguh tidak tega aku melihat Dia berjuang sendiri melawan maut yang siap menjemputnya,aku pun ikut membantu berdoa dan si beb tiba2 minta tolong untuk dibacakan Al-fatihah dan minta dimandikan dia merasa gerah.tapi kalau untuk mandi tidak aku turuti karena aku pikir sudah malam aku bilang ke dia lebih baik besok pagi mandinya dan dia hanya mengangguk.

    My beb :" beibh bacain aku Al-fatihah ya sayang "

    Aku :" iya sayang aku bacain buat kamu,kamu tidur ya istirahat yang cukup biar cepat sembuh"

    My beb :" ngga bisa beibh ,aku ngga bisa tidur padahal aku ingin tidur pulas tapi ngga bisa ,aku seperti melihat bayi yang dibuang sama orang tuanya mereka lucu2 beibh kasian mereka ngga berdosa " (disini aku merasa ada keanehan padahal tidak ada apa2 )

    Aku :" hush..kamu ngawur aja orang ga ada apa2,udah kamu tidur sayang "

    My beb :" kamu kalau mau tidur,tidur aja beibh aku ngga apa2 ,aku udah seneng ko kamu udah ada disamping ku,aku mau mandi boleh ngga beibh,sama tolong buatin teh manis  hangat "

    Aku :" kalau mandi besok pagi ya sayang ,sudah malam ,sebentar ya aku buatin teh manis buat kamu "

    My beb :" terimakasih ya beibh "

    setelah itu aku suapin dan sempat masuk beberapa teguk teh manis hangat,entah aku sudah ngantuk atau memang kecapean akupun tertidur disampingnya dan aku kaget bangun saat subuh dan aku melihat si beb masih pegang tasbihnya terus dzikir,

    "ya ampun kamu belum tidur juga sayang " lalu aku pamit untuk keluar untuk sholat subuh dan si beb hanya tersenyum dan minta tolong ambilkan sisa teh manisnya .

    14 Nopember 2010

    sekitar pukul 10.00 pagi sibeb makin sulit untuk bernafas padahal sudah pakai oxygen tetapi masih sulit untuk bernafas ,aku pun masuk dan menemaninya ,aku peluk dia dan aku belai dia supaya tidur karena semalaman dia tidak tidur dia pun sekali2 mencoba membuka matanya menatap kearahku dan tiba2 saja tidak ada suara dari  nafasnya aku pikir dia tidur ,ya dia tidur di pelukanku ,aku lihat sepertinya dia nyenyak sekali tidurnya ,lalu aku tanya ke dokter  kalau si beb itu tidur atau...

    Aku:" dok ini istri saya tidur ya "

    Dokter:"sejak kapan dia begini "

    Aku :" baru saja dok ,baru beberapa detik "

    lalu dokter memeriksa nadinya dokter bilang masih ada sedikit detak nadinya cuma lemah sekali,di monitor hanya nampak garis lurus,waktu itu aku hanya bisa berdoa berharap keajaiban datang,tapi ternyata Allah lebih sayang dia dan si beb dinyatakan meninggal dunia .

    Aku pun masih belum percaya ,aku berharap semua ini hanya mimpi,aku goncang tubuh si beb tapi dia hanya diam dalam tidurnya  dan akhirnya aku sadar ini bukan mimpi,aku peluk dia aku menangis .

    Kesedihanku tak pantas engkau tukar dengan kebahagianmu yang tertahan, semoga kebahagianmu dapat engkau temukan sepantas engkau mendapatkannya.  aku berharap segera engkau titihkan kebahagiaan di atas noktah kehidupanmu, meski aku jujur menyayangimu dan berat melepaskanmu. Tetapi engkau lebih pantas mendapatkan surgamu. betapa egoisnya aku atau besarnya pengharapanku atas mu untuk bertahan,aku akan tetap menyayangimu sampai kapanpun, kematian tidak akan bisa membunuh cinta kami,walaupun jasadmu telah terpisah dari ragamu,kamu akan selalu hidup didalam hatiku beb,bersama kenangan-kenangan indah yang telah kita ukir bersama ,bersama mimpi-mimpi kita berdua yang belum terwujud.

    Lama sudah kau menemani langkah kaki ini ,Di sepanjang perjalanan hidup penuh cerita baik suka maupun duka,Kau adalah bagian hidupku,Dan akupun menjadi bagian dalam hidupmu yang tak terpisahkan,untuk saat ini kita memang terpisah tetapi itu hanya sementara ,aku yakin suatu saat nanti kita akan bertemu kembali,aku ingin engkau menjadi bidadari surgaku tempat terakhir melabuhkan hidup di keabadian.dan suatu saat nanti bila Tuhan menjemput ku aku ingin dimakamkan disisimu beb,cinta kita akan abadi,abadi selamanya.


    Harus aku akui bahwa kehadiranmu sebagai permata hatiku telah memberikan pancaran cahaya perubahan bagi tercetusnya kembali semangat kehidupan. semua  kesulitan pun tercerahkan kembali oleh kilau permata pesonamu. dan akupun menikmati kecerahan dan keceriaan pesonamu. Terima kasih beb. Terima kasih Tuhan kau telah berikan kisah yang terlalu indah buat ku,Engkau telah memberikan Anugrah terindah dalam hidup ku yaitu seorang kekasih yang berhati seperti malaikat.engkaulah cinta sejatiku beb, I will always love you forever and ever.


    Tidak lupa aku ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya untuk teman-teman semua yang sudah support kami,yang sudah broadcast untuk mencari donor darah disaat kami kesulitan mendapatkan setetes darah.Terima kasih juga untuk teman-teman yang sudah mau menyumbangkan darahnya ,Insya Allah Tuhan akan membalas kebaikan kalian semua Amin....


     The Rain : Terlalu Indah

    kita harus menerima bahwa
    memang tak ada kisah yg bisa sempurna
    seperti yg selalu diimpikan
    dan mimpi tak selalu jadi kenyataan


    ada awal dan ada akhirnya
    yg mungkin tak dapat terurai semua
    ada duka, ada bahagia
    yg mungkin tak akan pernah terlupa

    dan hatiku berkata



    selamat jalan kekasih
    manis yg berujung perih
    kisah yg sungguh terlalu indah
    kini semua berakhir sudah

    selamat jalan kekasih
    walau teramat sangat perih
    namun aku pasti coba
    untuk jalani ini semua


    THE END
    Label: 0 komentar | edit post